Cara Sikat Gigi yang Benar, Jamin Kesehatan Gigi dan Tubuh

Sikat gigi adalah kegiatan harian yang seharusnya dilakukan oleh semua orang untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi. Namun, sayangnya, banyak orang masih belum mempraktikkan teknik sikat gigi yang efektif. Berdasarkan penelitian, sejumlah besar orang kehilangan panduan yang tepat dalam menjalankan kebiasaan ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara sikat gigi yang benar dan mengapa hal ini sangat penting untuk kesehatan gigi dan tubuh secara keseluruhan.

Salah satu teknik yang ditekankan oleh para profesional gigi adalah teknik modifikasi Bass. Teknik ini melibatkan sudut 45 derajat terhadap permukaan gigi dengan gerakan getaran di sepanjang garis gusi. Meskipun dianggap efektif, teknik ini mungkin memerlukan latihan agar dapat dijalankan dengan benar. Penting untuk memahami bahwa teknik sikat gigi yang baik melibatkan fokus pada garis gusi untuk menghindari peradangan dan kondisi seperti periodontitis.

Durasi sikat gigi juga memiliki peran krusial dalam menjaga kebersihan gigi dan gusi. Disarankan untuk menyikat gigi setidaknya dua menit, dua kali sehari. Namun, banyak orang mengalami kesulitan dalam memperkirakan durasi yang tepat. Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian khusus terhadap waktu yang dihabiskan selama proses sikat gigi untuk memastikan kebersihan yang maksimal.

Baca juga: Gak Perlu Takut, Gak Semua Gigi Rusak Dicabut, Endodontik Jawabannya!

Waktu Terbaik Menyikat Gigi

Pertanyaan umum yang sering muncul adalah apakah lebih baik menyikat gigi sebelum atau setelah sarapan. Keputusan ini sebenarnya tergantung pada faktor individu, dan keduanya dapat efektif jika dilakukan dengan benar. Meskipun demikian, menyikat gigi sebelum tidur di malam hari sangat penting karena aliran saliva berkurang saat tidur, membuat gigi lebih rentan terhadap kerusakan.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Menyikat Gigi

1.Benang Gigi

Selain sikat gigi, penggunaan benang gigi juga direkomendasikan oleh organisasi kesehatan gigi. Meskipun terkadang muncul kontroversi terkait penelitian, penggunaan benang gigi membantu menghilangkan biofilm di antara gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi. Praktik ini dapat membantu mencegah pembentukan plak dan menjaga kesehatan gusi.

2. Pasta Gigi

Pemilihan pasta gigi juga merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan gigi. Pasta gigi sebaiknya mengandung fluoride, setidaknya 1.350 ppm untuk orang dewasa, guna melindungi enamel dari asam. Terdapat pasta gigi berbahan arang yang mengklaim manfaat tertentu, namun belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Pasta gigi berbahan baking soda mungkin memiliki beberapa manfaat dalam menghilangkan plak, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan keefektifannya.

3. Mouthwash

Mouthwash, jika digunakan bersamaan dengan sikat gigi, dapat memberikan manfaat tambahan dalam penghilangan plak dan dapat bermanfaat untuk mengobati gingivitis. Namun, pemilihan mouthwash yang tepat juga penting, dan konsultasi dengan profesional gigi dapat membantu menentukan jenis mouthwash yang sesuai dengan kebutuhan individu.

Baca juga: Solusi Perawatan Gigi Terbaik untuk Semua Masalah Gigi

Tidak hanya untuk kesehatan gigi, praktik sikat gigi yang efektif juga terkait erat dengan kesehatan secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa sikat gigi yang baik dapat mengurangi risiko kondisi seperti diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan penurunan kognitif.

Untuk itu, penting bagi setiap orang untuk memahami dan mengikuti langkah-langkah yang benar dalam menjalankan kebiasaan sikat gigi. Dengan menerapkan teknik yang tepat dan memilih produk perawatan gigi yang sesuai, kita dapat memastikan bahwa senyum kita tetap cerah dan kesehatan gigi serta tubuh secara keseluruhan tetap terjaga dengan baik. 

Lakukan juga konsultasi rutin untuk memastikan kesehatan gigi kamu tetap terjaga di Arirang Dental Clinic, yang memberikan hasil perawatan gigi yang maksimal dengan harga terjangkau. Tim ahli kami terdiri dari dokter gigi yang berpengalaman dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pasien, dengan memperhatikan kebutuhan dan preferensi setiap individu.

Related Article